Ketika harus berpisah

Panggil saja nenek tua yang sudah rabun itu nenek salma, walau sudah tidak jelas melihat ia masih mampu keliling jakarta tanpa tersesat. Nek salma berasal dari kota solo tepatnya di daerah pasar kliwon. Sejak menikah pindah ke Jakarta, mimpi untuk menghabiskan masa senja bersama suaminya tak pernah terwujud. Sejak umur 30 tahun ia sudah menjadi janda, hingga kini usia 68 tahun.

Waktu itu, detik perpisahannya dengan suami seperti tidak ada firasat apapun. Suaminya pagi itu sebelum berangkat kerja minta dimasakkan singkong rebus kesukaannya. Belum jua matang, suaminya sudah berangkat kerja karena takut terlambat. Nek salma pun berujar pada diri sendiri, ya sudah kalau dia pulang saja nanti di hidangkan. Singkong setengah matang itupun dibiarkan diatas tungku.

Belum juga matahari meninggalkan waktu dhuha’ nenek salma harus menerima takdir menjadi janda.  Suaminya terkena serangan jantung, penyakit yang tidak pernah diketahui mereka. Sebelum berpisah tadi pagi, ia masih terlihat sehat dan segar.

Kisah kedua adalah kisah dari sahabat kami,  ummu Amar. Cerita ini bermula ketika suatu pagi, suaminya (Abu ammar) hendak berangkat kerja di daerah jakarta pusat. Sebenarnya abu ammar mendapatkan penempatan dinas di Padang dalam beberapa hari kedepan. Semua barang mereka sudah di kirim jauh hari, hanya tinggal pesan tiket pesawat. Pagi itu Ammar, bocah 3 tahun anak semata wayang mereka begitu rewel luar biasa. Ammar merengek minta abinya tidak pergi dengan pengucapan kata yang bocah itu bisa. Ketika abinya hilang dari pandangan pun, seolah ia ingin lari mengejarnya tapi dekapan ummAmar terlalu kuat untuknya.

Ketika siang pun, bocah kecil itu terus meminta ibunya menelfon abinya. Namun sayang, bocah itu tidak sempat berbicara dengan ayahnya karena kesibukan di kantornya. Sore itu, ummu Amar menunggui suaminya pulang tuk berbuka puasa bersama. Aku sempat menggodanya melihat  ummu Amar karna tidak seperti biasanya berhias ketika mengantar es buah buatanku.

Begitu aku masuk rumah, kudapat kabar lewat sms dari hanikoe hendak pulang telat. Hampir masuk bersamaan, tetanggaku yang lain yang sama-sama teman kuliahnya mengabarkan kalau abuAmar kecelakaan di bunderan senayan pulang kerja. Tak sanggup aku mengatakkannya, tak tega aku melihat wajah polosnya namun hatiku berkeyakinan bahwa semua ini adalah takdir yang telah Allah tuliskan di kitab-Nya lima puluh ribu tahun sebelum manusia diciptakkkan. Kita, hanya menjalaninya.

Dua kisah itu cukuplah bagiku tuk diambil pelajaran darinya, untuk selalu berdoa mohon perlindungan dari segala keburukan, semoga kita  ingat jika kelak tertimpa hal yang sama tidak membuat kita kufur terhadap takdir Allah, Karena kematian adalah sesuatu yang pasti untuk setiap makhluk yang bernyawa, kita semua hakekatnya sedang menunggu “giliran” menghadap-Nya. Allah Robbul’alamin.

Hati mana yang tidak pernah bersedih, mata mana yang tidak pernah menangis ketika yang dicinta telah tiada…..

Namun sadarilah Bukankah Allah telah berfirman, “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahala bagimu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.(‘Ali Imran:180)

Ya Allah, berikan keteguhan hati kepada kami ketika sedang tertimpa musibah, kuatkanlah hati kami supaya tegar menghadapi semua semua ketetapanmu. Berikanlah ganti dengan yang lebih baik atas semua yang telah kau ambil dari kami. Pertemukanlah kami dengan orang-orang yang kami cinta di tempat terindah-Mu. Surga yang diliputi keindahan yang Engkau janjikan. Ya Robb kami,cukuplah Engkau, kami meminta semua hajat kami karena tidak akan ada yang sanggup memenuhi permintaan jika Engkau tidak meridhoi.

Hanikoe, I love you🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s