(Part I)Posisi bayi sungsang,dont be panic..

Hola sist,moms…

Kali ini ummuhanah mau berbagi ilmu mengenai kehamilan sungsang, dalam istilah kebidanannya disebut kehamilan dengan presentasi bokong. Apa itu kehamilan sungsang dan bagaimana sikap ibu jika mengalami kehamilan sungsang, akan ane bahas sedikit.

moms, pada kehamilan yang normal posisi kepala janin ada dibawah pada rahim ibu alias dekat dengan jalan lahir dan kaki berada di bagian atas.

Nah, kenapa disebut kehamilan sungsang yaitu bila bokong janin berada pada bagian terendah alias paling deket dengan jalan lahir. Sebentar, nah..kalau persalinan dengan presentasi bokong  yang nongol duluan bokongnya.

Kalau saat melakukan pemeriksaan dalam. Tangan kita menyentuh bagian keras dan melenting kemungkinan itu kepala tapi kalau teraba lunak maka kemungkinan itu bokong. Jika yang teraba selain bokong, ada kaki  melipat pada perut / pangul/lutut jangan salah memasukkan dalam diagnosa, kasus ini disebut dengan presentasi bokong sempurna, jika yang teraba bokong sedang kedua kakinya tidak ditekuk, kaki diataskan semua disebut dengan presentasi bokong murni. Ada lagi nih, kalau bagian teraba bokong namun diikuti dengan kaki yang menjembul ke luar disebut presentasi kaki.

Ada sebuah tanda khas pada khasus kehamilan seperti ini yaitu ketika mencari denyut jantung si dedek terdapat lebih tinggi daripada presentasi bayi normal.

Kalau sist and moms hamil sungsang atau sekitar anda ada yang  hamil sungsang, yang pertama harus dilakukan adalah berdoa Allah, memohon agar dimudahkan selama hamil sampai melahirkan kelak. Bukankah, kekuatan seorang mukmin itu doa? Kemudian bersikaplah rileks,hal ini akan lebih membantu anda daripada bersikap  cemas. Bila usia kehamilan masih sekitar 28-31 minggu, kemungkinan berputar berganti posisi masih bisa melalui gerakan knicest yaitu gerakan  posisi sujud dalam sholat dada dan kepala menempel pada lantai minimal 10 menit sehari.

Mengingat resiko yang dihadapi tidaklah ringan terutama buat si dedek, ane sarankan untuk melahirkan ditempat tenaga kesehatan yang terlatih  atau rumah sakit. Ane sendiri kalau ketemu dengan kasus seperti ini mending ane rujuk deh, ane tidak takut dikatakan bidan penakut oleh masyarakat. Bukankah setiap nyawa itu sangat berharga dibanding uang dan nama besar?

Okeh, cukup sekian dulu, mohon maaf jika kata-katanya kurang enak dicerna he he….  :( semoga memberikan manfaat dan semoga pula ane diberi kekuatan untuk melanjutkan bahasan ini pada tulisan yang berikutnya. Amiin,

bersambung…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s