Rambut rontok saat hamil

Memberikan asuhan kebidanan tidak hanya terbatas urusan hamil dan melahirkan, tapi menyeluruh dari atas kepala hingga ujung kaki. Begitulah kata dosen KDPK dulu. Yup, masalah yang sering dihadapi ketika ibu hamil adalah rambut rontok. Kerontokan rambut bahkan ada yang sampai masa menyusui. Kelihatannya memang sepele, tapi ternyata cukup menyita perhatian para wanita khususnya yang peduli terhadap rambutnya.

Jika seorang wanita sebelum hamil sudah mempunyai masalah dengan kerontokan rambut, maka kemungkinan pada saat hamil kerontokan akan menjadi lebih parah. Seorang teman terpaksa meminta suaminya memandikan anaknya yang berumur 5 bulan karena rambutnya yang rontok sering di tarik-tarik anaknya ketika dimandikan.

Good reason moms….🙂🙂🙂

Saya hanyalah seorang bidan, bukan seorang ahli pe-Rambutan he he. Kerontokan rambut karena kehamilan dan menyusui sebenarnya tidak ada.  Bahkan dalam beberapa buku kebidanan yang saya baca, kerontokan biasanya disebabkan perubahan hormon yang terjadi saling berhubungan dengan proses kehamilan dan menyusui. Sehingga ada kejadian kerontokan berhenti sendiri setelah kadar hormon kembali normal.

Setelah melahirkan perubahan psikis seorang ibu banyak berubah. Biasa memiliki pola tidur yang teratur sekarang harus meronda, melakukan pekerjaan-pekerjaan baru setelah mempunyai baby juga menjadi pemicu stress yang mengakibatkan kerontokan rambut.

Untuk mengurangi tingkat kerontokan, berusahalah rileks dan diet sehat serta pemenuhan gizi. Mengurangi tingkat stress melalui menyeimbangan antara harapan dan ketakutan pada Allah dalam semua aspek kehidupan.

Berikut tips untuk mengurangi kerontokan khususnya bagi anda yang memakai kerudung:

  1. Keramas secara teratur
  1. Rajin menyisir rambut (3 x dalam sehari). Dengan menyisir rambut sama halnya dengan melakukan pemijitan kulit kepala, yang berarti dapat membantu kelancaran peredaran darah.
  2. Gunakan sisir plastik yang bergigi jarang.
  3. Hindari menarik garis belahan rambut hanya pada 1 sisi, karena kerontokan bisa berawal di garis belahan rambut.
  4. Hindari mengikat rambut dengan ikatan yang kencang, apalagi dengan menggunakan karet gelang. Hal ini akan mengakibatkan trauma bagi rambut. Gunakan ikat rambut yang berlapis kain untuk mengikat rambut.
  5. Jangan biarkan rambut terikat terus.
  6. Hindari memakai kerudung/jilbab saat rambut dalam keadaan basah. Karena akan mempertinggi kadar kelembaban rambut yang menyebabkan rambut menjadi rontok.
  7. Sampo yang digunakan pun harus sesuai dengan kondisi rambut berjilbab. Sebaiknya memakai sampo yang banyak mengandung sari lidah buaya. Tanaman itu berkhasiat memperbaiki pertumbuhan rambut dan mengurangi kerontokan. Bisa pula memakai sampo kelapa hijau dan yang berasal dari sari akar wortel.

Tips diatas saya ambil disini. Semoga dapat membantu, sekian.

 

 

One thought on “Rambut rontok saat hamil

  1. iya nih. rambut rontoknya jadi luar biasa. sebelum hamil udah rontok juga sih. tapi ini jadi lebih2 lagi. kalau ganti sampo yg ada ketombean. jadi bingung. oiya, saya jadi gampang sakit pas hamil ini. sekarang 13 minggu (+- 1 minggu, kata hasil usg). sekarang demam dan flu pilek. takut minum obat. makan ya pasti engga nafsu. tolong sarannya ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s