About Plasenta (ari-ari/uri bayi)

Kita yang tinggal di Indonesia pastilah tidak asing dengan Plasenta(uri-uri bayi), beredar cerita disekitar kita bahwa ia adalah teman bayi ketika masih dalam alam kandungan. Jadi tidak heran ketika masyarakat berusaha merawatnya setelah dikeluarkan dengan cara dikuburkan dekat rumah dan diterangi lampu selama beberapa hari. Secara Syariat, saya pernah mendengar kalau perlakuan dari plasenta cukup dikuburkan dengan cara layak agar tidak dimakan binatang. Belum sampai ilmu pada saya kalau sampai harus diberi penerangan lampu sampai beberapa hari. Saya pernah mendengar kawan yang melahirkan di luar negri, bahwa plasenta yang oleh masyarakat kita diperlakukan  ‘hati-hati’ disana begitu selesai melahirkan plasenta akan ‘dimusnahkan’.

Plasenta memberikan peran yang penting menyangga kehidupan janin selama di dalam rahim dengan memenuhi kebutuhan dan pelindung dari berbagai zat yang membahayakan janin. Jadi tidak sepenuhnya salah kalau plasenta dikatakan saudaranya janin selama dalam kandungan.

Plasenta berkembang pesat dalam 12-13 minggu pertama kehamilan dan menempel pada dinding rahim. Fungsi  utama plasenta membantu bayi untuk bernapas. Setiap kali jantung ibu berdetak, darah dari arteri mengalir ke plasenta membawa oksigen dan nutrisi serta membawa produk sisa seperti karbon dioksida janinnya. Plasenta berfungsi dengan baik tergantung pada pasokan darah ibu. Jika suplai darah ibu berkurang, aliran darah ke plasenta berkurang dan ini dapat berpengaruh pada janin.

Selain mensuplai darah untuk janin plasenta juga menjadi pemisah antara sistem peredaran darah ibu dan janin melalui selaput tipis diantara keduanya. Hal ini penting karena sistem ibu dan janin tidak boleh campuran. Plasenta menyaring zat berbahaya serta melindungi diri janin terhadap infeksi. Plasenta tidak selalu bisa membedakan antara apa yang baik dan apa yang buruk, jadi mengapa wanita hamil disarankan untuk tidak minum alkohol, merokok atau sembarangan minum obat selama kehamilan. Beberapa virus dapat lolos dari saringan plasenta. Seperti Campak Jerman (Rubella) bisa sangat berbahaya jika terjangkit oleh ibu yang sedang hamil karena dapat menyebabkan cacat seperti kebutaan, tuli dan ensefalitis (radang otak) pada janin.

Plasenta juga menghasilkan hormon seperti chrorionic, gondotrophin progesteron dan estrogen yang membantu untuk menjaga kelangsungan kehamilan Ibu dan juga membantu mempersiapkan payudara untuk menyusui.

Selama trimester terakhir kehamilan, antibodi dari Ibu diberikan untuk janin melalui plasenta, yang akan membantu untuk melindungi dirinya untuk tiga bulan pertama. Setelah itu tubuhnya sendiri akan mulai membangun kekebalan dari apa yang dia terkena setiap hari.

Setelah janin lahir,tepatnya pada kala ketiga persalinan ibu diberikan suntikan (biasanya syntometrin atau syntocinon) ke pahanya untuk mempercepat pengeluaran plasenta. Ibu tidak perlu mengejan bidan biasanya akan menunggu kontraksi dan menarik tali pusat dengan lembut untuk mengeluarkan plasenta. Dengan cara inilah plasenta keluar setelah kelahiran, biasanya dalam waktu sekitar sepuluh menit.

Beberapa ibu lebih suka kala tiga alami, yaitu tidak memakai obat perangsang ketika ibu mengeluarkan plasenta. Hal ini membutuhkan waktu yang lama kadang-kadang lebih dari satu jam. Menyusui janin dapat membantu untuk mengeluarkan plasenta karena stimulasi puting akan melepaskan oxytocin, hormon yang membantu dengan kontraksi rahim.

Setelah plasenta keluar maka tugasnya telah selesai, sebuah kekuasaan Allahhuta’ala diatas makhluk ciptaan-Nya. Nikmat manakah yang kamu dustakan??

 

 

5 thoughts on “About Plasenta (ari-ari/uri bayi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s